Minggu, 03 Juni 2012

Tips Perawatan Komputer


  1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.
  1. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera .
  1. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.
  1. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
  1. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitor Karena medan magnet yang ada pada speaker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
  1. Uninstall atau buang program yg tidak berguna Ruang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.
  1. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala. Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam Kompie.
  1. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet
  1. Suhu CPU yang terlalu tinggi menyebabkan rusaknya komponen pada CPU seperti processor, RAM, motherboard, VGA dan harddisk. Penyebabnya ialah banyaknya debu yang menempel pada komponen CPU. Debu yang menempel menyebabkan sirkulasi udara didalam CPU terganggu sehingga udara panas tidak teralirkan dengan baik. akibatnya udara panas terus berakumulasi didalam CPU dan menyebabkan suhu CPU naik. Solusinya selalu bersihkan CPU setiap minggu secara rutin.
  1. Arus listrik dari PLN memang kadang tidak stabil. Walau tegangan standarnya sebesar 220v, namun seringkali naik turun secara tidak terduga. Jika hal ini terus dibiarkan akan merusak komponen dalam CPU. Solusinya adalah dengan menggunakan stabilizer agar tegangan outputnya stabil.
  1. Konsletting terjadi ketika suatu arus berlawanan bertemu dan menghasilkan sebuah percikan api. Hal ini biasanya terjadi pada CPU yang cassingnya tidak tertutup, hal ini memberikan peluang masuknya hewan-hewan kecil seperti kecoa atau benda logam lainnya masuk kedalam motherboard dan menyebabkan konsletting. Solusi, tutup rapat-rapat CPU anda.
  1. Pembersihan internal mencakup pembersihan dari virus dan software. Maksud dari pembersihan software ini yaitu membersihkan hardisk dan RAM dari beban kerja yang berat yang akan membuat hardisk dan RAM tidak tahan lama. Software pembersih beban kerja banyak sekali seperti CCleaner, Rambooster, Ramcleaner, Memboot Turbo, Tune Up Utilities, dll.

    Semoga bermanfaat....!!!


    *dari tips & info komputer

Rabu, 30 Mei 2012

Cara Mengetahui Jenis File dari Ekstensinya

Mungkin anda pernah mengalaminya saat harus membuka sebuah file, semisal ada kiriman attachment seseorang, atau anda mendownload sebuah file, dan lain sebagainya; ketika didobel klik, komputer tidak bisa membukanya dengan program-program yg sudah ada kemudian anda mendapatkan pilihan untuk membukanya (open with) sedangkan anda tidak mengenal file apa tersebut dan dengan program apa file tersebut dibuka, karena anda tidak mengetahui ekstensi file tersebut.

Kalau file yang umum - umum seperti .doc .xls .pdf  mungkin tidak menjadi masalah, lain halnya ketika anda mendapat file berekstensi  .add .axm .dbi  pasti anda kebingungan. Untuk mengetahui informasi  file tersebut dari ekstensinya, caranya mudah coba buka alamat di bawah ini, kemudian ketik ekstensi file tersebut  pada kolom pencarian;

http://www.fileinfo.com
http://file-extension.net/seeker/
http://www.wolframalpha.com/

Dari beberapa alamat link di atas yang terbilang lengkap menurut saya  http://www.wolframalpha.com/, berikut contoh tampilannya,

 

*dari info komputer di blog/web

Senin, 28 Mei 2012

Tips Data Aman dari Virus

Virus tidak pandang bulu dalam menyerang suatu file. File berekstensi doc, docx, xls, dan extensi microsoft office lainnya adalah mangsa empuk bagi virus. Pedahal saat ini softcopy atau data berwujud file merupakan sesutau hal yang sangat penting, melebihi pentingnya hardcopy atau data berwujud kertas. Tanpa softcopy, kita mungkin akan kesulitan dalam bekerja. Softcopy memudahkan kita dalam bekerja karena sifatnya yang mudah diubah (easy to update). Tapi bagaimana jika data yang disimpan itu diserang oleh virus? Ini adalah sebuah masalah besar.

Saat ini perkembangan virus semakin menjadi-jadi. Namun kita pun harus cerdas menyikapinya. Salah satunya ialah dengan menggunakan antivirus. Namun kelemahan antivirus ini adalah terkadang data yang diserang virus tak bisa terselamatkan. Oleh karena itu, berikut ini ada sedikit tips bagaimana menyimpan data supaya aman dari virus. Tips ini sangat cocok untuk penyimpanan pada flashdisk terutama untuk kebutuhan print tugas dimana kita harus menggunakan komputer umum yang biasanya banyak terinfeksi virus.



Compress.  
Compress data atau tulisan dengan menggunakan software winzip atau winrar. Karena virus tidak bisa menginfeksi file yang terdapat dalam file *.zp atau *.rar. Jika software tersebut (winzip dan winrar) tidak ada dalam PC, software tersebut bisa dicari dan diunduh dengan mudah lewat google. Lalu lakukan instalasi ke komputer/laptop Anda. Kumpulkan semua data, baik dari format gambar atau dokumen tertulis dalam satu folder, klik kanan pada folder tersebut, lalu klik “add to achieve”. Pada mekanisme tersebut Anda bisa melihat icon winzip atau winrar. Dijamin data Anda aman dari serangan virus berbahaya seperti virus warm yang bisa mengubah ekstensi sebuah file menjadi ‘exe’.


 


Notepad. Klik menu start di computer Anda, arahkan pada all program -> Accessories dan pilih icon Notepad. Atau ketika pada bagian run, “notepad”. Jika Anda ingin menyelamatkan data tugas atau tulisan pengting yang tersimpan dalam format Microsoft word (*.doc), copy-paste semua isi tulisan ke dalam jendela notepad yang telah terbuka. Lalu Simpan. Pemilihan notepad lebih aman karena virus juga tidak akan menginfeksi file dengan ekstensi *.txt.




Simpanlah data dengan format html, caranya ialah dengan meng save as dokumen, lalu rubah type file nya menjadi html. Virus tidak akan menyerang file berekstensi *.html.


 

Email. Jika data dokumen itu sangat penting seperti tugas skripsi, data keuangan atau apapun, maka lakukan backup ke email. Cara ini terbilang aman karena fasilitas di email memiliki pelindung ekstra ketat terhadap virus maupun scan yang bisa menginfeksi file Anda


*dari info komputer di blog/web